Selat Solo Viens, Solo

00:56:00
Met siang menjelang sore, Maniak Makan!

Wah, cerahnya cuaca hari ini bikin saya mau makan yang seger2! Hehehe.
Ngomong2 makanan yg segeeer, saya suka banget makan Selat Solo. Waktu itu saya cobain di kota Solo sih, soalnya kalo di Jakarta saya blm pernah nemuin warung selat. 

Nah, kali ini saya akan review salah satu warung selat yang enak di kota Solo, namanya warung Viens, terletak di Jl. Hassanudin, Srambatan Solo, yang buka mulai pagi hingga sore hari.

Biasanya saya bawa pulang alias take away, ga makan di tempat. Selat ini sebenarnya makanan tipe cemilan, bagi saya. Karena didalamnya hanya ada rolade daging, telur pindang 1 butir, kentang, wortel, buncis dan selada, lalu disiram dengan kuah dan bumbu putih.

Seperti ini yang namanya Selat Solo, Maniak Makan! Cantik kan tampilannyaaa?

 
Rasanya kuahnya manis dan gurih, segeeer banget dimakan siang/sore begini. Sama sekali ga pedes (jarang2 saya suka makanan ga pedes, hahahhaa) Daaan...harganya cukup murah kok. 

Selamat mencoba ya, Maniak Makan!
Selamat menikmati. 

Hidup kuliner kota Solo!

Rendang Jawa : Resep Uti

00:25:00
Maniak Makaaan!

Selamat hari Minggu...siang ini kalian makan apa? Saya mau share satu resep yang mungkin cocok dipraktekan untuk hari Minggu yang super cerah ini. Masakan pedes, isinya daging,telur dan kentang, makanan bersantan...hayooo apa? Yup, Rendang! 
Siapa tak kenal rendang? Makanan Indonesia terfavorit kayaknya deh rendang ini, hampir semua bule juga tau masakan rendang. Yang terkenal di seluruh dunia, yaitu Rendang Padang. Tapi...yang mau saya share ke kalian semua, Maniak Makan, adalah masakan Rendang ala Jawa, tentunya masih dengan Resep Maknyus ala Uti saya! Recommended!

Yuk, kita coba sama2!

maniak-makan-rendang-jawa-resep-uti-masakan-indonesia

Bahan :
1. Daging 1,5 kg (bilang aja ke butchernya, beli daging untuk masak rendang)
2. Kelapa 2 buah, parut dan ambil santan kentalnya kira2 8 gelas belimbing / 1 panci sedang
3. Telur 5 butir, rebus, kupas kulitnya lalu  goreng setengah matang, tiriskan
4. Kentang secukupnya, kupas dan iris besar, lalu goreng setengah matang, tiriskan

Bumbu yang dihaluskan :
1. Cabe merah 1/2 kg (tingkat kepedasan silakan disesuaikan sendiri)
2. Bawang merah 10 siung
3. Bawang putih 6 siung
4. Ketumbar secukupnya
5. Garam kurang lebih 1 sdm
6. Jahe 2 cm
7. Kunyit 2 cm

Bumbu :
1. Sereh 2 batang, geprak ujungnya
2. Lengkuas 3 cm, geprak

Cara membuat :
1. Siapkan wok dan minyak goreng
2. Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga wangi
3. Masukkan potongan daging, sereh dan lengkuas, aduk2 hingga merata
4. Masukkan telur dan kentang yang telah digoreng setengah matang, aduk2 hingga tercampur merata
5. Masukkan santan sambil diaduk2 supaya santannya tidak pecah
6. Kalau sudah mendidih ditinggal juga tidak apa, hingga bumbu dan santan asat (jangan terlalu asat tapi yaaa...)
7. Setelah asat, sajikan.

Semoga bermanfaat dan kalian suka resep Uti yaaa...Rendang Jawa ala Uti, silakan dicobaaaa!
Buat kalian yang kurang suka rendang, bisa lihat resep lainnya dari Maniak Makan, yaitu Ayam Bumbu Rujak atau Udang Blado

Sampai jumpa di resep2 berikutnya, Maniak Makan!

Hidup Resep Uti!


Sop buntut Bu Ugi, cab. Tawangmangu Solo

22:22:00
Met siang Maniak Makan!
Apa kabar? Udah makan siang belom?

Kali ini, saya akan share salah satu warung makanan penuh memori yang jadi favorit banget. Ciye, penuh memori...hahaha, sebenernya bukan memori yang gimana2 sih, tapi memori seru waktu saya Tugas Akhir (TA) di jurusan Teknik Arsitektur UNS. Kebetulan saya TA bikin resort, sitenya di Desa Blumbang, kawasan Tawangmangu, daerah dataran tinggi di Solo, Jawa Tengah.

Waktu site visit, kan sering banget tuh bolak balik Solo-Tawangmangu, nah, biasanya, saya dan temen2 mampir ke Warung Sop Buntut Bu Ugi, favorit banget sop buntut dan pecelnya, Maniak Makan!

Jadi inget, saya pertama kali makan di Warung Bu Ugi itu pas masih SD, liburan ke Solo, ke Tawangmangu, pertama kalinya nyoba sop buntut, daaaannn... Ketagihan! Hahahahah.
Sejak saat itu memori saya tentang Bu Ugi udah melekat banget, dan kesimpen sampe saya gede :)

Ternyata, sekarang kita ga perlu jauh-jauh ke Tawangmangu untuk mencicipi sop buntut fenomenal ini, cukup ke daerah Tipes, dekat dengan Pom Bensin Tipes, Solo. Saya kegirangan banget dan langsung menuju tkp bersama suami yang doyannya makan pecel! Yuhuuu...

Kita sampe, dan aroma sop buntut langsung menyebar ke ruangan (agak lebay dikit sih hahahah), dan saya langsung pesen 1 sop buntut kuah (ternyata mereka punya sop buntut bakar, mantep!) dan suami pesan 1 pecel telor. 

Tadaaa! 
Ini dia sop buntut enak ala Bu Ugi dan pecelnya!

maniak-makan-sop-buntut-bu-ugi-tipes-tawangmangu-solo

maniak-makan-pecel-telor-bu-ugi-solo-tipes-tawangmangu

Uuuwaaah, sop buntut yang bisa langsung lepas dari tulangnya, sekitar 3 potong jumlahnya; kuah gurih yang bumbunya kerasa banget rasa cengkehnya, potongan besar wortel dan kentang yang rasanya maniiis banget- asli dan fresh dari Tawangmangu kayaknya nih, dan potongan seledri dan bawang goreng melengkapi rasanya. Sambelnya? Bisa pilih sambel merah atau sambel kecap! Wuiii...lahap! Yummy!

Dan pecelnya, lumayan rasanya. Bumbunya campuran manis dan gurih, lalu sayurannya fresh banget! Uwuwuw, sedap!

Harganya?
Sop buntut kuah sekitar 37 ribu + nasi putih 4000, dan pecel kalo saya ga salah sekitar 13ribu rupiah. Jossssh!

Silakan mencoba ya, bagi yang suka masakan berkuah tapi bukan sop buntut, bisa cobain review saya yaitu Soto Ayam Ambengan Bulungan atau Soto Segeer Mbok Giyem, Solo.

Terima kasih, sampai jumpa di review saya berikutnya!

Hidup Sop Buntut Bu Ugi!!!

4 Warung Bakso Terenak di Solo

02:18:00
Wahai Maniak Makan penggemar bakso!
This blog is especially for you!

Hahahah, sore ini saya akan share hunting makanan kesukaan saya sepanjang masa di kota Solo...Bakso!!
Bola2 daging dengan kuah ini sudah lama jadi salah satu makanan favorit saya. Dan kemana2, ke kota apapun, saya selalu hunting warung bakso terenak disana. Kali ini di Solo, saya sudah menemukan 4 warung bakso terenak yang jadi rekomendasi buat kalian, Maniak Makan, kalo kalian mampir ke kota ini.

Yuk...sudah siap? Saya akan review urut berdasarkan yang saya paling doyan sampe bisa nambah 2x ke yang saya suka aja.

1. Bakso Patung Kuda, Manahan, Solo

Ini juaranya, Maniak Makan! Warung bakso yang letaknya di dekat patung kuda di kawasan Manahan. Manahan itu ceritanya kayak GBK-nya Solo lah, tempat olahraga gitu...warungnya kecil, tapi bisa lesehan juga kalo mau! Lucu ya, makan bakso sambil lesehan. Saya pesen 1 porsi bakso campur kosongan, alias bakso urat sama bakso halus tanpa mie. Bakso uratnya dahsyat, bakso halusnya juga berasa banget! Sambelnya lumayan istimewa, tapi kalah sih sama kuah dan baksonya, yang istimewa banget. Cobain deh, harganya juga oke, 13 ribu per porsi. 

maniak-makan-bakso-patung-kuda-manahan-solo

2. Bakso Pak Ruk, Bundaran Tipes, Solo

Nah, warung bakso yang ini top punya juga di Solo! Kenapa saya jadiin nomer 2 favorit? Karena saya kehabisan bakso uratnya! Huhuhu, ternyata, bakso urat dan tetelannya biasanya pas makan siang udah habis saking ramenya orang. Jadi, saya cobain bakso halus+mie bihun. 
Untungnya, bakso halusnya pun enak! Saya ga terlalu menyesal, tapi lain kali ke Solo lagi, saya harus coba bakso uratnya, dan datengnya ga boleh kesorean, harus sekitar jam 12 siang lah. Sambalnya juga seru, pas rasanya sama kuahnya. Harganya standard, 13 ribu saja. Silakan dicoba ya, jangan lupa trik timing dari saya, heheheh.

maniak-makan-bakso-pak-ruk-bundaran-tipes-solo

3. Bakso Alex, Tipes, Solo

Yang ketiga, Bakso Alex! Warung bakso ini banyak cabangnya di Solo, kebetulan saya cobanya di daerah Tipes. Ini salah satu bakso mainstream di Solo, Maniak Makan, dan saya ikutan coba ah. 

Ternyata, pas saya dateng (kebetulan sore juga), bakso uratnya habis, sodara2! Yah, kebagian bakso halus lagi, tapi kali ini ada sawi hijau dan pangsitnya sebagai pelengkap. Nyaaam, enak! Rasanya bakso kota, karena terkesan bersih tampilannya dan kuahnya light banget rasanya. Seger! Sambalnya...cocok buat kuahnya. Harganya juga sama, 13 ribu aja. Met mencoba!

maniak-makan-bakso-alex-tipes-solo

4. Bakso Kadipolo, RS. PKU Solo

Katanya, belom ke Solo kalo belom ke Bakso Kadipolo. Saya jadi penasaran, rasanya kayak apa ya? 
Saat saya kesana, pesan 1 porsi, tapi rasanya kok biasa ya? Hmmm...mungkin jaman dulu lebih enak kali ya, yang saya coba sih cuma lumayan. Baksonya memang enak, tapi kuahnya gak berkarakter, untung kebantu sambelnya yang pedas dan enak. Harganya saya lupa, sepertinya dibawah 16 ribu, lumayan untuk sepiring bakso yang hits. Hehehhe. Monggo dicoba.

maniak-makan-bakso-kadipolo-rs-pku-solo

Itulah referensi Warung Bakso Terenak di Solo versi Maniak Makan. Semoga kalian bisa mencobanya saat liburan datang.
Sampai jumpa di referensi2 saya berikutnya!

Hidup bakso!

Ayam Bumbu Rujak - Resep Uti

00:25:00
Dirgahayu Republik Indonesia ke-70 tahun! 

Selamat siang, Maniak Makan!
Di hari kemerdekaan Indonesia ini, pasti kalian sibuk, entah liburan panjang mumpung long weekend, atau dirumah dan disekolah anak mengikuti lomba 17-an. Hehehhe, semoga liburan Anda sekalian seru dan menyenangkan ya!

Kegiatan saya pagi hingga siang ini cuma beres2 rumah dan masak makan siang, dan saya kali ini mau share resep masakan eyang putri (Uti) saya, yang kebetulan sudah saya janjikan sebelumnya kepada kalian semua saat beliau ulang tahun ke-76 tanggal 9 Agustus kemarin, bahwa saya akan share resep2 keluarga Soetjipto yang enak2! Hmmm....resep ini baru pertama kali saya coba (dengan tangan saya sendiri) dan hasilnya memuaskan sekali!

Ayam Bumbu Rujak!
Resep ayam ini sebetulnya bisa 2 ways cooking, dengan berkuah seperti gulai, atau bisa dibakar.
Basicnya sama, kita harus masak dulu Ayam Bumbu Rujaknya, dan bagi yang lebih suka finishing ala dibakar, langsung saja bakar diatas kompor/arang.

Ini dia resep Ayam Bumbu Rujak ala Uti :

Bahan :
1. Ayam 2 pasang (biasanya 1 potong jadi 8 bagian), setelah dibersihkan, campur dengan garam 1 sdt+penyedap (mecin) dan diamkan tanpa diberi air kira2 10 menit lalu goreng setengah matang, angkat dan tiriskan.
2. Minyak goreng

Bumbu (dihaluskan) :
1. Bawang merah 8 siung
2. Bawang putih 8 siung
3. Kemiri 8 biji
4. Kunyit 2 buku jari
5. Jahe 1 jempol
6. Ketumbar 1 sdm
7. Garam kurang lebih 1 sdm
8. Cabe merah 1/4 kg (buang bijinya)

Bumbu :
1. Sereh 3 biji (geprak ujungnya)
2. Lengkuas 1 jempol
3. Santan kental

Cara memasak :
1. Panaskan minyak goreng dalam wok
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum
3. Masukkan santan kental kira2 3 gelas
4. Masak hingga kira2 setengah asat (mengental) 
5. Masukkan ayam yang sudah digoreng setengah matang, aduk merata, dan biarkan hingga matang.
6. Bila suka, setelah matang Anda bisa bakar ayam diatas panggangan (kompor/arang)

Tadaaaaa!!! Look delicious, right, Maniak Makan??

Maniak-Makan-Ayam-Bumbu-Rujak-Resep-Uti-Enak

Selamat mencicipi resep Uti saya, ya!
Semoga sukaaa! Selamat makan!

Hidup Resep Uti!


Bubur Ayam Terenak se-kawasan Karet Sudirman

21:00:00
Halo Maniak Makan!

Selamat malam! 

Pertama2, saya mau nanya nih, siapa diantara kalian yang biasanya suka mikir...besok saya sarapan apa yah? Makan siang yang enak apa ya besok di kantor? Dinner dimana yah besok sama temen2? Nah, kalo saya suka begitu...suka mikir dan arrange besok makan apa. Hahahah, emang saya doyan makan sih *ups!

Kali ini, saya ada rekomendasi makanan enak buat kalian. Bagi yang tinggal atau ngantor di kawasan Karet Sudirman, pasti kalian tau tempat makanan ini. Yup, Bubur Ayam Pak Naim "Kelingan Bae", di Karet Sudirman! 

Maniak-Makan-Bubur-Ayam-Terenak-se-kawasan-karet-sudirman

Tempat ini hits banget jadi spot sarapan enak mulai dari jam setengah 6 hingga jam 8an pagi hari. Tuh kan...udah pada antri pagi2...laper nih yeee...hahahha!

Maniak-Makan-Bubur-Ayam-Terenak-se-kawasan-karet-sudirman

Saya pesen 1 porsi bubur ayam, tanpa kecap manis + sambel kacangnya yang banyak! Nyaaam...ini dia bubur legend terenak se-kawasan Karet Sudirman pemirsaaaahhhh.... *jengjeng!

rekomendasi-sarapan-enak-maniak-makan-bubur-ayam-terenak-se-karet-sudirman

Maniak-Makan-Bubur-Ayam-Terenak-se-kawasan-karet-sudirman

Uuuh...oishiii... Enak banget! Buburnya gurih, racikan asinnya pas, pedesnya mantap, dan lauk ayam suwir, cakwe potong dan kerupuk merah kampung dan empingnya banyaaaakk! Wuiiii...sedap!

Aduk, aduk, aduuuuk...tambah sate2an juga ada, saya pilih sate usus supaya makin komplit dan kenyang!

rekomendasi-sarapan-enak-maniak-makan-bubur-ayam-terenak-se-karet-sudirman

Waaah, ini bubur recommend banget buat kalian penyuka bubur untuk sarapan, Maniak Makan!
Pastikan jangan telat bangun untuk dateng kesini, keburu kehabisan! Biasanya jam 8 pagi aja udah abis2an soalnya! Harga per porsi? 9000rupiah saja...hehehhe.

Cobain!
Harus cobain! Semoga kalian suka yaaa...sama seperti saya! Terima kasih sudah mambaca sampai habis, tunggu reco saya berikutnya yaaah!

Hidup sarapan enak!

Happy 76th Birthday, Uti!

01:07:00
Dear Maniak Makan,

Hari ini, tanggal 9 Agustus 2015, eyang saya yang biasa saya panggil "Uti" sebagai panggilan kesayangan, alias Ny. Suwarni Soetjipto, berulang tahun yang ke-76!


Mohon doa untuk kesehatan, kebahagiaan dan panjang umurnya ya, temen2 Maniak Makan!

Beliau adalah orang yang mengurus saya semenjak kecil, selalu mengasihi dan yang pastinya memberi makanan serba enak dan bergizi sejak saya masih kecil. Dan saya juga banyak nanya2 resep masakan enak dari master of cook idola saya sepanjang masa ini.

Untuk menghargai ketulusannya sebagai seorang nenek dan seorang home chef yang hebat, saya untuk berikutnya akan mencoba beberapa resep enak ala Uti yang mudah2an bisa kalian coba dirumah!

Tunggu review saya ya, terima kasih teman2!

We love you, Uti!
- dari anak-anak, cucu-cucu, dan cicit Uti yang paling sayang sama Uti-