Dave's Steakhouse Solo

Hai Maniak Makan,

Finally! I'm back to Jakarta, back to routine, and back to blogging. Karena banyak banget kuliner Solo yang saya coba selama mudik hampir 1 bulan kemaren, wkwkwk. Memang gak sesuai rencana, karena awalnya mau 7 bulanan kehamilan di Jakarta, tapi karena suami ada kerjaan jadi diundur deh. Sans sih, sayanya juga gak ada kerjaan apapun, dan senengnya karena berarti ada tambahan hari untuk saya kulineran lagi gyahahaha. Makan melulu yang dipikirin nih, guys, maklum yaaah, bumil sih :p (alesan).

Ini salah satu kulineran pertama saya di kota Solo, awalnya karena kepengen makan steak. Yang enak. Yang juicy. Yang besar. Yang mahal. Hahaha, jadilah saya ngajak temen kulineran sejati saya di Solo, Fadhil dan mas Fajar untuk begin my culinary journey.
Kita memutuskan untuk nyoba Dave Steakhouse. Pertama karena saya nyarinya rekomendasi via IG sih, search hashtag, #steaksolo dan muncullah Dave Steakhouse setelah beberapa kali scroll, dengan menu yang menggiurkan saya banget Maniak Makan, yaitu menu Raclette Steak. Itu yang bikin saya langsung cus fix mau cobain tuh menuuuu waaaaw endes banget kayaknya. Tapi sampe sana besoknya, Raclette Steaknya gak available hukkks, syedih. Kepoin IGnya ya di @davedinersteakhouse.

Tapi yawes lah ya, sudah kepengen makan steak, jadilah saya cobain menu Wagyu Sirloin dan Fadhil nyoba menu Wiener Schnitzel. Mas Fajar belom dateng, biarlah kami duluan yang makan, selak laper si baby... (ah, alesan lagi :p)
Ini dia menu kita, setelah keluar ice tea se-pitcher yang kami sengaja pesan buat ramai-ramai. Ice tea se-pitcher Rp 15.000 aja :)
maniak-makan-dave-steakhouse-solo-wagyu-sirloin-193-gram
Wagyu Sirloin 193 gr
Yesss...mari kita makan, saya review yang Wagyu Sirloin Steak saya dulu yah...
Kebetulan saya pesennya pake Mushroom Sauce dan mashed potato as side dish. Dagingnya saya minta tingkat kematangan well done, karena lagi hamil gak bole mentah ya...Tingkat kematangan pas, mantap well donenya, bakarannya pun merata dengan bumbu bakaran yang delicate, still juicy walaupun well done, gak kering, dan saya suka rasa dagingnya aja, bahkan tanpa sausnya. Udah enak gitu, guys. Pas ditambah sausnya, rasa Mushroom Saucenya pun enak. Saladnya cenderung sederhana tapi tasty, cuma pake salad dressing yang simple, supaya dagingnya lebih menonjol. Cuma untuk Mashed Potatonya, kayaknya bisa lebih halus dan lembut lagi deh. Walaupun ini udah oke, cuma bisa lebih enak lagi.
Wagyu Sirloin 193 gr : Rp 725x193 gr = Rp 139.925
maniak-makan-dave-steakhouse-solo-wiener-schnitzel
Wiener Schnitzel
Lalu untuk menunya Fadil, Wiener Schnitzel, porsinya raksasa, dia gak yakin bisa abis. Terus saya yakinin dia, bahwa saya lagi hamil, jadi dia gak perlu worry :D gawat kan nafsu makan sayaaaaa...
Nah, Wienernya ini daging yang digoreng dengan balutan tepung dan Fadhil pilih French Fries as side dish. Sausnya kayaknya sama deh kayak saya, Mushroom Sauce juga (kalo gak salah ya), abis saya cuma cicipin sedikit.... (padahal saya yang bagian penghabisan), tapi kayaknya bener deh, sama kayak steak saya, pake mushroom sauce. Rasanya enak, gurih dan crispy, rasa dagingnya yang jelas nyampur ya sama rasa tepung yang memang juga gurih. French Friesnya pun enak, walaupun sepertinya pakai kentang siap saji, namun matang luar dalam, enak.
Wiener Schnitzel : Rp 60.000

Nah, setelah kita kelar makan, mas Fajar baru nongol, sama istrinya, mba Appy :) Dah lama gak ketemu mantan barista ini hehe.
Mereka pesennya 2 menu, yaitu : Wagyu Salad (Rp 58.000) dan Fish&Chip (Rp 41.000).
Ini dia penampakannya...
 maniak-makan-dave-steakhouse-solo-wagyu-salad
Wagyu Salad
 maniak-makan-dave-steakhouse-solo-fish-and-chip
Fish & Chip
Untuk 2 menu makanan ini, mohon maaf, saya gak cobain karena gak enak sama orangtua...hahaha, enggak deng, gak nyobain aja, takut gratak gak baik buat adik bayik di perut :p
Kalo kata mba Appy sih, Fish&Chipnya asin, mungkin taburan garamnya kebanyakan kali ya...

Overall, menurut saya Dave Steakhouse yang terletak di Jl. Dr Radjiman no. 395 Solo (depan hotel Baron) ini punya menu yang enak-enak, walaupun sebenernya saya sebagai orang Jakarta aja kurang begitu puas dengan harga vs menu vs tempat yang ditawarkan. mungkin seharusnya harganya sedikit lebih murah lagi, mengingat tempatnya yang harusnya bisa dikemas lebih cozy dan apik lagi. Jadi, harga banding dengan kenyamanan ya, karena rasanya sudah cukup ok dan cukup recommended kok.
Cuma, siapkan kocek yang lebih banyak kalo kesini ya, Maniak Makan, harganya kayak di Jakarta soalnya.

Nah, itu aja sih review tentang salah satu steak di Solo ini, recommended buat kalian pecinta wagyu steak :)
Tenaaang, masih banyak review dan resep yang saya belum bagikan ke kalian semua, bertahap ya, karena ternyata jadi orang hamil itu sibuk juga ya, makan on time, minum susu, makan buah, yoga, jogging, masak dan beres-beres rumah, ngaji & dzikir, belom lagi kalo ada kerjaan masuk, tambah sibuk lagi. Plus ada Piala Dunia makin mager lagi saya buat blogging.
Doakan saya bisa nulis buat kalian at least 1 per day yaaah hahaha.

See you soon, eh jangan lupa, banyak di blog saya referensi tentang makanan Solo, search aja satu2 ya, baca satu2 biar makin laper. Hehhee.
Thank for reading my food blog, saya ni mau prenatal gentle yoga dulu...
Byeee.

Hidup steak enak!