Fifty-Fifty, Solo

Dear, Maniak Makan.

Masih dalam rangkaian #maniakmakandisolo, dan ini adalah ulasan terakhir saya di kota yang penuh kuliner enak, sudah banyak saya share pengalaman kuliner saya selama liburan Lebaran di kota Solo. Makanan khas dan wajib kota Solo seperti Tengkleng Klewer, Gudeg Ceker Bu Kasno, Timlo Maestro, Bakso-bakso Terenak di Solo & Bakso Titoti, Harjo Bestik & Sumber Bestik Darmo hingga kuliner hits kekinian untuk kalian bercengkrama bersama keluarga dan sahabat seperti Gulo Jowo, Cakar Dheer & Bakso Jagrag, Tjemal Tjemil, Saffron Resto & Meatshop dan yang satu ini juga kuliner pendatang baru di kota Solo, Maniak Makan, namanya Fifty-Fifty.

Saya diajak nongkrong disini sama temen saya, pas saya tanya alamatnya dimana, gak menyangka juga bahwa lokasi Fifty-Fifty adalah di cafe bekas Xocolatl yang pernah saya review sebelumnya. Jadi Xocolatl Dessert House tutup dan digantikan oleh cafe ini, kalo kalian gak recall lagi, lokasinya di Jl. Dr Radjiman 374, kawasan Baron, Solo.
Nah, jadi begitu sekilas ceritanya, Maniak Makan. Saya agak sedih juga Xocolatl harus tutup, padahal dessertnya enak2 banget lho, guys. Tapi konsep di Fifty-Fifty pun juga tak kalah menariknya, mereka juga mempunyai menu2 dessert dan makanannya pun ada yang western dan asian. Tinggal kamu pilih deh.

Aku pilih 2 menu yang direkomendasikan oleh sang waiter, yaitu Chicken Cordon Bleu dan BBQ Chicken Wings, dan minumannya coba Taro Blast. 
Sembari menunggu pesanan, kami duduk diluar sambil ngebul, dan ngobrol2. Gak sampe setengah jam kayaknya, pesanan kami datang satu persatu.
Yang pertama, Chicken Cordon Bleu yang saya pesan dengan mashed potato yang katanya menjadi favorit nih, Maniak Makan. Yuk dicobaaa...lapaaar nih.
maniak-makan-fifty-fifty-solo-baron-chicken-cordon-bleu
Chicken Cordon Bleu - Fifty Fifty Solo
Dengan plating yang cantik, chicken cordon bleu ditengah2, dipotong menjadi 2, menampilkan keju yang melted dan smoked beef didalamnya, dengan mashed potato yang dibentuk apik, dengan mushroon sauce dan salad selada segar dengan mayonya. Saat kami coba, hmmm...enak! Ayamnya well seasoned, dengan crust yang garing diluar (dari warnanya saja sudah terlihat, cokelat keemasan), dan moist inside, good job.
Chicken Cordon Bleu : Rp30.000

Dan disaat makanan pertama kami hampir habis, datanglah pesanan kedua yaitu BBQ Chicken Wings. Berisikan 6 potongan sayap ayam, yang disampaikan salah info oleh sang waiter (katanya 8 potongan), dan dikoreksi segera, kami menyantapnya bareng2 bersama, kebetulan suami saya sudah datang dan dia memesan Nasi Goreng Oriental juga at the same time.
Menurut pendapat saya, chicken wings ini harusnya bisa lebih baik. Karena apa? Mungkin saya lebih suka ayamnya tidak pakai tepung, karena tepungnya tebal dan kurang crunchy akibat glazing BBQnya. Walaupun rasa bumbu BBQnya enak, tapi bumbu itu hanya bisa dinikmati di bagian kulit & tepungnya saja - tidak hingga ayamnya, karena bumbu kurang meresap kedalam sayap ayam tersebut. Too bad, should get better.
BBQ Chicken Wings : Rp20.000
maniak-makan-fifty-fifty-solo-baron-bbq-chicken-wings
BBQ Chicken Wings - Fifty Fifty Solo
Lalu kami menikmati minuman Taro Blast, dan rasanya cukup lumayan. Okelah.
Taro Blast : Rp18.000
Dibandingkan dengan ice tea pesanan suami saya, maaf, kurang banget rasanya, padahal harusnya teh di kota Solo harus enak di kalangan warung, hingga cafe. Harusnya...Semoga teh disini bisa diganti dengan racikan yang lebih enak ya.
Ice Tea : Rp6000
maniak-makan-fifty-fifty-solo-baron-taro-blast
Taro Blast - Fifty Fifty Solo
Dan pesanan suami saya yaitu Nasi Goreng Oriental sayangnya tidak sempat saya abadikan, karena pesanannya datang cukup lama, gak tau kenapa, sehingga saat datang di meja, suami saya langsung sikat tanpa babibu karena penantiannya cukup lama.
Sayangnya, rasanya sangat biasa :(
Nasi Goreng Oriental : Rp20.000

Dan...itulah review saya untuk Fifty Fifty Solo dengan beberapa menunya, semoga bisa ada peningkatan di rasa & servis yaaa, soalnya, saya hampir aja salah bayar, karena struk yang diberikan waiter salah, untungnya belom sampe kejadian, dan saya anggap tak mengapa, karena ia meminta maaf untuk kesalahannya. Semoga gak terulang lagi untuk customer2 lainnya yaaa, amin!

Sekian dulu dari saya, karena lidah berbeda2, semoga Maniak Makan bisa cobain juga Fifty Fifty dengan menu kesukaan kalian ya, bukan berarti review saya bener sepenuhnya, karena apa...ya tadi, selera orang kan beda2, ya kan? Hehehe.
Semoga sukses ya, Fifty Fifty. Peace :)

Thank you for reading, Maniak Makan.
See you again soon, Solo!
Sekian #maniakmakandisolo edisi kali ini. 

Daaaaah...